Kiat dan Panduan Sederhana untuk Menghasilkan ASI Bergizi Untuk Bayi Anda

Sederhananya, penyimpanan dan pembekuan memperbanyak ASI cukup aman. Ada beberapa tindakan pencegahan yang perlu dilakukan sebelum menempatkan wadah di dalam freezer, tetapi secara keseluruhan itu adalah prosedur yang aman. ASI, rata-rata, hanya akan bertahan 2 hari di lemari es normal tetapi akan bertahan hingga 3 bulan di dalam freezer dan hingga 6 bulan dalam kondisi beku yang dalam.

Labeli wadah dengan nama bayi dan tanggal dibekukan. Pastikan tidak ada kebocoran di dalam wadah sebelum memasukkannya ke dalam freezer dengan meletakkannya di atas bak cuci dan memeriksa tetesannya. Begitu berada di freezer, pastikan dan gunakan susu tertua terlebih dahulu, sama seperti memutar stok di toko bahan makanan.

Sebagian besar kontainer di pasaran saat ini memiliki area untuk pelabelan dan penutupan kunci zip untuk kemudahan akses. Freezer burn adalah masalah untuk jenis penyimpanan ini. Jika susu dibakar dalam freezer, tidak baik untuk diberikan kepada bayi, jadi pastikan wadah tertutup rapat.

Kekhawatiran bagi beberapa orang tua adalah bahwa jika mereka mengirim bayi ke penitipan, apakah mereka akan menerima susu yang tepat. Memberi label pada wadah dengan cara ini memungkinkan tidak ada kebingungan pada pihak pekerja penitipan siang hari. Mustahil tidak ada salahnya akan terjadi, tetapi mengapa mengambil risiko? Ini bayimu, bukan milik orang lain.

Pelabelan dan kencan juga memastikan bahwa susu digunakan tepat waktu. Mencairkannya hanya untuk mengetahui bahwa kondisinya telah menjadi buruk dapat menjadi pekerjaan rumah, terutama jika Anda harus melakukannya beberapa kali sampai yang baik ditemukan. Keamanan lebih dulu ketika menyangkut bayi Anda. Semoga mengikuti pedoman ini akan membantu Anda mencapai tujuan itu.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *